BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit Bagikan 120 Paket Sembako ke Pekerja

Semarang – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Semarang Majapahit membagikan 120 paket sembako kepada para pekerja sebagai bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Penyerahan bantuan paket sembako yang juga merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh tersebut, berlangsung di Kantor Dinas Tenaga kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak pada Rabu 25 Mei 2022 dan secara simbolis dilakukan oleh sejumlah pihak.

Ikut dalam penyerahan tersebut antara lain Agus Kriyanto selaku Kepala Dinnakerind Kabupaten Demak, Agus Sukiyono selaku Sekretaris Dinnakerind Kabupaten Demak, Tajem selaku Kasi Persyaratan Kerja dan Kelembagaan Hubungan Industrial, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni, Kepala Bidang Kepesertaan, dan Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit.

Hadir dalam acara tersebut 10 serikat pekerja/serikat buruh perusahaan peserta program BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Demak, antara lain dari Saprotan Utama, Panca Gemilang Plastik, Daya Cipta Karya Sempurna, Cipta Wijaya Mandiri, Rimbawana Agung Pratama, PT Kino Indonesia, PT Buana Tirta, Quartindo, Surya Bangkit Cemerlang, dan Surya Rengo Container.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kadisnaker Kab Demak Agus Kriyanto yang memanjatkan puji syukur karena pandemi telah berlalu serta memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk paket sembako yang diberikan kepada para pekerja.

“Harapannya di masa endemi ini, perusahaan akan makin berkembang,” kata Agus Kriyanto.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Majapahit Imron Fatoni menjelaskan bantuan 120 paket sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja yang terkena dampak pandemi.

“120 paket sembako untuk 10 serikat pekerja/ serikat buruh di Kabupaten Demak. BPJS Ketenagakerjaan akan terus melakukan koordinasi dengan Disnaker dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja,” kata Imron Fatoni. (Ant)